Kenali Gejala Anemia Sejak Dini dan Cara Pencegahannya

Kaum wanita biasanya sudah tidak asing dengan anemia. Anemia sering dikenal sebagai kondisi kurang darah. Tapi sebenarnya apa definisi dari kurang darah ini? Jadi, anemia adalah sebuah kondisi ketika jumlah sel darah merah di dalam tubuh seseorang lebih rendah daripada kondisi normal yang seharunya. Tetapi bisa juga jumlah sel darah merah seseorang ada pada kisaran cukup tetapi orang tersebut tetap menderita anemia. Hal ini dikarenakan sel-sel darah merah tersebut tidak mengandung hemoglobin dalam jumlah yang cukup. Kurangnya sel darah ini menimbulkan beberapa gangguan karena fungsi sel darah merah sendiri di dalam tubuh manusia sangatlah penting salah satunya sebagai pembawa oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Terkadang anemia dianggap sebagai kondisi kesehatan yang remeh dan tidak mendapatkan perhatian khusus. Padahal anemia harus segera ditangai karena jika tidak dapat mempengaruhi berbagai organ penting di dalam tubuh seperti otak dan jantung. Kedua organ ini membutuhkan suplai oksigen terus menerus supaya bisa berfungsi normal. Apabila pendistribusian oksigen terhambat karena kurangnya sel darah merah maka lama-kelamaan akan timbul gangguan permanen pada organ vital tersebut.

www.pexels.com

Penyebab Anemia yang Harus Diketahui

Sebelum membahas lebih lanjut, Anda perlu tahu sebenarnya apa sih yang menyebabkan anemia pada seseorang. Anemia ini dapat disebabkan oleh banyak faktor mulai dari kurangnya asupan makanan tertentu sampai dengan adanya gangguan kesehatan lain yang lebih serius. Berikut ini beberapa penyebab anemia yang perlu Anda ketahui:

  • Kurang asupan vitamin dan mineral tertentu

Di dalam tubuh manusia sel darah merah paling banuak dibentuk di sumsum tulang belakang. Pembentukan sel darah ini memerlukan berbagai jenis vitamin dan mineral seperti vitamin B12, zat besi dan lain-lain. Apabila tubuh kekurang vitamin dan mineral tersebut maka proses pembentukan sel darah merah baru pun akan terhambat, akibatnya sel darah merah yang beredar di dalam tubuh berkurang jumlahnya karena ada yang sudah rusak dan tidak lagi mampu berfungsi sebagaimana mestinya.

  • Menstruasi

Menstruasi setiap bulan juga bisa menjadi salah satu penyebab anemia yang paling sering dijumpai. Menstruasi menjadikan anemia banyak diderita oleh wanita. Ini lah yang membuat sebagian wanita merasa lebih lemah, lesu dan cepat lelah ketika menstruasi. Hal ini bisa diatasi dengan mengkonsumsi suplemen penambah darah agar tubuh tetap bisa beraktivitas dengan normal.

  • Gangguan pada sistem pencernaan

Adanya gangguan sistem pencernaan ternyata juga berpengaruh terhadap kasus anemia. Hal ini terjadi kalau gangguan pencernaan menyebabkan penyerapan nutrisi menjadi kurang maksimal sehingga sayur, buah ataupun bahan lain yang mengandung vitamin dan mineral bermanfaat untuk pembentukan darah tidak mampu diseran oleh tubuh. Akibatnya meskipun Anda banyak mengkonsumsi makanan sehat anemia bisa saja tetap menghampiri.

  • Penggunaan obat-obatan jenis tertentu

Konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan tubuh mengalami anemia. Oleh karena itu penting untuk membaca kontraindikasi obat dan menanyakan kepada dokter yang mengerti sebelum mengkonsumsi berbagai obat-obatan.

  • Adanya gangguan autoimun

Gangguan autoimun ini menyebabkan sel tubuh akan merusak sel-sel dari tubuh itu sendiri. Gangguan autoimun ini salah mengartikan sel yang sehat sebagai ancaman untuk sistem kekebalan tubuh. Pada kasus anemia, gangguan ini menyebabkan terjadi penghancuran sel darah merah yang belum rusak sehingga jumlahnya pun jauh berkurang.

  • Penyakit turunan

Ada beberapa jenis penyakit turunan yang mmenimbulkan munculnya anemia pada diri seseorang. Penyakit anemia sel sabit contohnya. Anemia sel sabit atau thallasemia adalah kondisi ketika bentuk sel darah merah tidak sempurna dan menyerupai bentuk bulan sabit. Bentuk sel darah merah yang tidak sempurna ini membuat fungsinya pun tidak maksimal sehingga menimbulkan anemia.

  • Kehamilan

Selama hamil wanita mengalami peningkatan kebutuhan zat besi. Apabila tidak diimbangi dengan peningkatan asupan makanan yang mengandung zat besi maka ibu akan rentan terkena anemia. Anemia pada ibu hamil adalah hal yang wajar namun sebaiknya diatasi supaya tidak menimbulkan ketidaknyamanan ataupun masalah kesehatan lainnya.

www.pexels.com

Tanda-Tanda Anemia

Agar dapat langsung dapat teratasi sebaiknya Anda pahami dengan betul gejala dari anemia ini supaya tindakan dapat segera dilakukan. Berikut ini beberapa gejala anemia yang dapat dirasakan :

  • Merasa lelah dan lemah

Gejala ini sudah menjadi ciri khas dari anemia. Penderita anemia biasanya akan sangat mudah lelah. Tubuh juga akan terasa lebih lemah dan tidak bertenaga. Apabila biasanya Anda bisa beraktivitas seharian tanpa keluhan berarti dan tiba-tiba jadi lebih mudah lelah maka sebaiknya periksakan diri dan konsumsi makanan yang kaya akan zat besi.

  • Pusing

Pusing ini biasanya dirasakan para penderita anemia ketika mengubah posisi tubuh dari duduk menjadi berdiri secara tiba-tiba. Selain pusing penderita anemia juga bisa mengalami pandangan kabur bahkan gelap selama beberapa saat ketika berubah posisi dari duduk ke berdiri secara tiba-tiba.

  • Sakit kepala

Sakit kepala bisa disebabkan karena aliran oksigen ke otak yang termbat akibat sedikitnya jumlah sel darah merah yang ada. Oleh karena itu Anda perlu waspada jika sering merasa pusing, barangkali Anda menderita anemia. Segera atasi anemia ini sebelum terjadi masalah yang lebih serius pada otak.

  • Warna gusi dan gigi pucat

Kesehatan gigi dan gusi dipengaruhi oleh zat besi yang juga menjadi salah satu yang mempengaruhi kondisi anemia. Pada penderita anemia warna gusi yang seharusnya merah dan terlihat segar menjadi terlihat lebih pucat.

  • Nyeri dada

Dada bisa terasa nyeri karena adanya kekurangan suplai oksigen ke organ jantung. Jantung yang kekurangan oksigen akan bekerja lebih keras dari biasanya sehingga membuat dada terasa nyeri. Rasa nyeri ini muncul karena otot jantung tidak dapat memperoleh suplai oksigen yang mencukupi.

www.pexels.com

Makanan untuk Mengobati Kurang Darah

Tidak perlu khawatir karena anemia biasa dapat diatasi dengan cukup mudah. Cara mengobati anemia diantaranya dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan:

  • Asam folat

Asam folat bisa ditemukan pada kacang-kacangan dan sayuran yang berwarna hijau seperti brokoli dan bayam.

  • Zat besi

Asupan zat besi haruslah cukup agar tubuh tidak terkena anemia. Zat besi dapat ditemukan dalam berbagai bahan makanan seperti sayuran hijau, kacang-kacangan dan beberapa jenis buah.

  • Vitamin B12

Ikan, daging sapi, susu, telur dan berbagai produk olahannya mengandung banyak vitamin B12 yang baik untuk pembentukan sel darah.

  • Vitamin B6

Sumber makanan yang mengandung vitamin B6 ini antara lain kacang-kacangan, sereal, daging kambing, sapi dan ayam.

www.pexels.com

Selain mengkonsumsi bahan makanan alami, bila perlu Anda juga bisa mengkonsumsi obat penambah darah, apalagi bagi wanita yang sedang menstruasi. Tapi perlu diingat, bahwa mengkonsumsi obat penambah darah pun tidak boleh sembarangan dan terlalu banyak. Hanya konsumsi obat penambah darah ketika Anda mengalami gejala anemia yang sudah disebutkan tadi. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi suplemen seperti dari produk Nasa. Produk Nasa punya pilihan produk kesehatan yang dapat Anda gunakan untuk menjada kondisi tubuh sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *