Jenis Makanan Bergizi untuk Ibu Menyusui Demi Pertumbuhan Bayi

Bayi adalah anugerah terindah yang diberikan Tuhan untuk kedua orang tua sehingga masing-masing memiliki peran penting dalam merawatnya sejak lahir hingga dewasa. Apabila anda baru saja berstatus sebagai orang tua, maka hal ini sangat istimewa karena keluarga kecil anda telah dilengkapi buah hati yang lucu nan menggemaskan sehingga ayah dan ibu harus mengetahui semua hal yang dibutuhkan bayi selama beberapa bulan ke depan, terutama usia 0 hingga 6 bulan sebagai periode awal untuk mengenal asupan nutrisi terbaiknya.

Tidak mustahil apabila sosok ibu memiliki andil besar terhadap tumbuh kembang bayi karena ia harus menyusui anak mereka sejak pertama kali dilahirkan ke dunia. Mengapa? Pasalnya, ASI eksklusif menjadi kebutuhan primer dan tidak bisa digantikan makanan atau minuman apapun sejak bayi baru lahir hingga usia 6 bulan, tetapi anda sendiri perlu mempertimbangkan batas pemberian ASI ketika si kecil telah menginjak usia 1 tahun ke atas sekaligus mengetahui cara memperbanyak ASI dengan mengonsumsi asupan nutrisi yang sehat dan kaya nutrisi.

12 Jenis Makanan untuk Ibu Menyusui yang Sangat Bernutrisi

 

Apabila anda ingin memperbanyak ASI untuk tumbuh kembang bayi, maka perlu mengonsumsi 12 jenis makanan terbaik dan memiliki nutrisi demi meningkatkan kesehatan si kecil seperti di bawah ini, yakni :

  1. Gandum

Gandum adalah salah satu makanan bernutrisi dan patut dikonsumsi semua orang. Makanan ini memiliki kandungan serat sangat tinggi sehingga menimbulkan rasa kenyang lebih lama bagi siapa saja yang mengonsumsinya. Bahkan, apabila para ibu ingin sekali memperbanyak ASI untuk si kecil maka gandung adalah pilihan tepat karena membuat sang buah hati kenyang lebih lama dan pencernaannya lebih sehat dan lancar sehingga tidak akan mengalami masalah sejak pertama kali diberikan ASI eksklusif.

pexels.com
  1. Bayam

Bayam termasuk salah satu jenis sayuran yang wajib dikonsumsi ibu menyusui untuk memperbanyak ASI supaya bisa disalurkan kepada si kecil setiap hati. Bayam memiliki khasiat dalam mencegah anemia bagi sang ibu karena memiliki kandungan zat besi, asam folat, vitamin K dan kalsium. Selain itu, siapa saja yang rajin mengonsumsi bayam secara teratur bukan hanya memiliki kadar ASI lebih banyak namun juga membuat otak bayi semakin cerdas sehingga sayuran ini patut anda konsumsi setiap hari.

  1. Salmon

Tidak bisa dipungkiri apabila salmon adalah jenis ikan yang bisa membuat bayi semakin cerdas dan sehat. Ikan satu ini memiliki kandungan DHA berfungsi untuk meningkatkan sistem saraf si kecil. Akan tetapi, ASI sebenarnya telah mengandung zat DHA namun komposisi dalam ikan salmon lebih besar daripada ibu menyusui sehingga siapa saja yang masih memiliki bayi berusia 0 hingga 6 bulan dan membutuhkan ASI eksklusif, maka ikan salmon adalah menu terbaik untuk dikonsumsi sehingga tumbuh kembang si kecil lebih optimal.

  1. Brokoli

Ibu menyusui sangat disarankan untuk mengonsumsi sayuran hijam sehingga ASI yang dihasilkan lebih banyak bagi si kecil, termasuk brokoli dan dipercaya sebagai asupan nutrisi yang berkhasiat untuk kesehatan bayi. Brokoli mengandung zat asam folat sehingga siapa saja yang mengonsumsinya bukan hanya mempunyai tubuh yang sehat, tetapi juga otak lebih cerdas sehingga bayi berusia 0 sampai 6 bulan harus mendapatkan asupan nutrisi penting dan terbaik melalui sang ibu dengan memakan brokoli secara rutin.

  1. Kacang Hijau

Makanan selanjutnya yang harus dikonsumsi ibu menyusui adalah kacang hijau. Penyajiannya selalu direbus terlebih dahulu dan siapapun harus mengonsumsi dengan air rebusannya untuk memperoleh gizi lebih banyak. Tidak sedikit dari para ibu yang baru saja memiliki bayi mungil selalu memilih kacang hijau sebagai makanan terbaik untuk memperbanyak sekaligus memperlancar ASI untuk dikonsumsi buah hati mereka setiap hari sehingga tubuh bayi semakin sehat dan bugar dengan kualitas ASI lebih baik.

  1. Yogurt

Yogurt adalah salah satu asupan nutrisi yang baik untuk memperlancar sekaligus menjaga kesehatan pencernaan manusia. Kemudian, yogurt terbukti bermanfaat bagi ibu menyusui karena kadar kalsium didalamnya sangat tinggi sehingga membantu memelihara kepadatan tulang ibu maupun bayi. Anda bisa mengonsumsi yogurt secara rutin dan rasanya sangat enak dan segar karena diolah dengan menambahkan buah-buahan lainnya seperti jeruk, anggur, stroberi, apel, pisang dan masih banyak lagi.

  1. Nasi Merah

Untuk menghasilkan ASI yang berkualitas tinggi bagi para ibu menyusui, maka salah satu makanan yang harus dikonsumsi setiap hari adalah nasi merah. Mengapa? Sebab, keberadaannya memiliki zat kalori yang berkhasiat untuk membuat ASI lebih baik dan sehat sehingga bayi baru lahir akan terjamin kesehatannya, sedangkan nasi merah bisa digunakan sebagai alternatif alias pengganti apabila anda sulit menemukan gandum di toko-toko terdekat karena keduanya memiliki kandungan gizi penting yang dibutuhkan sang buah hati.

  1. Telur

Telur menjadi asupan nutrisi penting bagi menyusui karena memiliki kadar protein sangat tinggi dan dibutuhkan bayi baru lahir. Manfaat dari mengonsumsi telur selama menyusui si kecil adalah membantu proses pertumbuhannya sehingga lebih kuat dan sehat, sementara penyajiannya bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Anda juga bisa memakan telur rebus maupun telur goreng sebagai menu sarapan atau makan siang setiap hari sehingga meningkatkan kualitas ASI untuk kesehatan ibu dan bayi.

  1. Kurma

Kurma adalah salah satu buah-buahan yang enak dengan rasanya yang manis dan legit. Kurma memiliki kalsium tinggi dan berguna untuk meningkatkan produktivitas ASI. Tak hanya itu, buah yang berasal dari Tanah Arab ini mengandung serat tinggi dan sangat baik dikonsumsi ibu menyusui. Jika anda tidak bisa mengonsumsi buah kurma secara rutin, maka bisa menggantinya dengan memakan kacang almond karena kadar kalsiumnya tidak berbeda dengan buah kurma dan rasanya sangat enak dan lezat.

pexels.com
  1. Jeruk

Untuk meningkatkan energi bagi ibu menyusui maka bisa mengonsumsi buah jeruk karena kadar vitamin C nya lebih tinggi dari buah-buahan lainnya. Anda bisa memakannya langsung atau mengolah ke dalam bentuk jus maupun salad buah yang digabungkan dengan buah lain sehingga menghasilkan cita rasa yang enak dan segar. Bahkan, jus jeruk bisa menjadi pilihan bagi ibu menyusui karena selain mengandung vitamin C bahwa minuman tersebut memiliki kandungan kalsium yang baik untuk tulang dan otot bayi.

  1. Susu

ASI eksklusif untuk bayi harus diberikan selama 6 bulan pasca kelahiran si kecil, sedangkan minum susu bisa menjadi rutinitas yang wajib dilakukan ibu menyusui setiap hari karena ASI berkualitas tinggi harus memiliki kandungan kalsium lebih tinggi. Tak hanya itu, susu segar mengandung zat penting yang dibutuhkan ibu dan bayi seperti vitamin B, vitamin D dan protein. Anda bisa meminum susu sebanyak 3 gelas per hari untuk meningkatkan kualitas ASI atau menggantinya dengan yogurt apabila anda tidak suka mengonsumsinya.

  1. Keju

Keju adalah makanan yang sangat digemari banyak orang dan ibu menyusui wajib mengonsumsinya setiap hari. Hal ini disebabkan makanan ini memiliki kandungan kalsium tinggi dan berasal dari olahan susu, serta berguna untuk pertumbuhan gigi dan tulang bayi dan anda bisa mengonsumsinya sebanyak 50 gram per hari dan berkhasiat untuk meningkatkan kualitas ASI sehingga menyalurkan zat kalsium yang dibutuhkan si kecil untuk memperkuat kepadatan tulang dan gigi bayi sehingga tumbuh lebih kuat dan sehat.

12 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Menyusui

 

Anda tidak bisa memandang semua jenis makanan untuk ibu menyusui sangat aman dikonsumsi setiap hari karena beberapa asupan berikut ini tidak boleh terdistribusi kepada tubuh sang bayi, diantaranya :

  1. Alkohol

Alkohol adalah musuh besar bagi ibu menyusui karena berdampak terhadap kualitas ASI yang dihasilkan untuk bayi. Secara umum, mengonsumsi minuman beralkohol cenderung menenangkan pikiran seseorang dan hal tersebut rupanya tidak berlaku untuk ibu hamil dan menyusui. Risiko yang terjadi apabila anda nekat meminumnya adalah memperlambat kinerja otak anak karena nutrisi utama bayi mungil berasal dari ASI yang anda berikan sehingga asupan nutrisi yang harus dikonsumsi sang ibu tidak boleh sembarangan.

  1. Kafein

Kafein sebenarnya tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak oleh ibu hamil dan menyusui. Akan tetapi, apabila anda sedang berada dalam fase menyusui bagi si kecil biasanya hanya boleh mengonsumsi sebanyak 1 gelas per hari mengingat kopi memiliki khasiat untuk mencegah rasa kantuk berlebih. Tidak bisa dipungkiri bahwa mengonsumsi kafein secara berlebih melalui kopi yang anda minum ketika menyusui juga menimbulkan rasa cemas dan mood tidak teratur, sedangkan bayi anda cenderung mengalami gangguan saat tertidur.

  1. Cokelat

Apabila anda menyukai cokelat dan saat ini sedang menyusui si kecil, maka bisa membatasi jumlah asupannya untuk menjaga kesehatan bayi. Cokelat mengandung theobromine dan sifatnya tidak berbeda seperti kafein sehingga buah hati susah tidur dan mudah rewel. Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi ibu menyusui untuk tidak pernah mengonsumsi cokelat lebih dari 750 mg setiap hari supaya waktu istirahat si kecil bisa terjaga dan mencegah gangguan kesehatan karena insomnia dari cokelat yang anda konsumsi melalui ASI eksklusif.

pexels.com
  1. Buah Asam

Buah menjadi asupan nutrisi penting yang dibutuhkan ibu menyusui untuk menghasilkan ASI berkualitas bagi si kecil. Namun, anda perlu menghindari buah-buahan dengan rasa terlalu asam karena menyebabkan perut bayi menjadi tidak nyaman sehingga selalu rewel setiap hari. Vitamin C termasuk kebutuhan utama untuk ibu menyusui dan anda tidak selamanya mendapatkan nutrisi itu dari buah jeruk, serta sumber vitamin C lainnya bisa didapatkan melalui buah stroberi, papaya maupun sayuran hijau yang wajib dikonsumsi secara rutin.

  1. Makanan Pedas

Makanan dengan cita rasa pedas sangat tidak dianjurkan untuk ibu menyusui karena merusak rasa dan kualitas ASI yang dikonsumsi si kecil. Bayi yang mengonsumsi ASI dari sang bunda sebagai penggila makanan pedas bisa dipastikan akan sering menangis. Jika bayi tercinta mulai menunjukkan tanda-tanda ASI telah terkontaminasi dengan unsur pedas dari makanan yang anda cicipi, maka wajib mengurangi atau berhenti mengonsumsinya hingga beberapa periode setelah bayi berusia puluhan minggu.

  1. Makanan Kaleng

Seperti diketahui apabila makanan kaleng memiliki kandungan MSG, pengawet, perasa makanan dan garam. Kandungan tersebut rupanya tidak boleh dikonsumsi ibu menyusui karena menurunkan kualitas ASI dan menimbulkan masalah terhadap bayi anda mulai dari muntah, dehidrasi atau diare akibat mengonsumsi makanan kaleng. Tidak menutup kemungkinan apabila keberadaan makanan tersebut mengandung bahan kimia yang bisa merusak organ tubuh bayi karena si kecil masih berada dalam fase pertumbuhan.

  1. Jenis Ikan Bermerkuri

Ikan memiliki kandungan protein tinggi dan dibutuhkan setiap manusia untuk meningkatkan kesehatan tubuhnya. Kendati demikian, tidak semua jenis ikan patut dikonsumsi banyak orang dan juga ibu menyusui karena ikan bermerkuri tinggi belakangan ini mulai dijumpai secara luas di pasaran karena menganggu kesehatan dan kenyamanan bayi anda saat mengonsumsi ASI eksklusif. Ikan yang tidak boleh dikonsumsi antara lain ikan tuna putih, todak dan mackerel karena keberadaannya memiliki kandungan merkuri cukup tinggi.

  1. Jagung

Apabila anda selalu mengonsumsi jagung sebelum menyusui bayi, maka risiko yang diderita si kecil adalah tidak nyaman saat meminum ASI eksklusif. Umumnya bahwa jagung bisa saja memicu alergi seperti kacang-kacangan bagi siapa saja yang mengonsumsinya sehingga ibu menyusui perlu mempertimbangkan asupan nutrisi seperti jagung selama memberikan ASI kepada bayi anda, sedangkan dampak yang dialami buah hati anda adalah tidak terangsang untuk buang air kecil akibat mengonsumsi jagung setiap hari.

  1. Daun Peterseli dan Peppermint

ASI eksklusif yang diberikan kepada bayi anda tidak akan menghasilkan gizi terbaik apabila sang ibu gemar mengonsumsi peppermint dan daun peterseli. Jika anda memiliki bayi pada masa pertumbuhan lebih cepat, maka bisa mengurangi asupan daun mint maupun daun peterseli sehingga tidak mengurangi kadar asupan ASI yang dikonsumsi si kecil. Anda juga bisa meminum teh daun mint apabila sudah menghentikan pemberian ASI kepada buah hati apabila usianya sudah menginjak angka 2 tahun.

  1. Kacang-kacangan

Jika anda mempunyai riwayat berupa alergi terhadap kacang-kacangan, maka bisa meminimalisir batas konsumsi untuk mencegah hasil yang sama kepada bayi anda karena masih menyusui dengan ASI eksklusif. Meski begitu, hal ini juga bertujuan untuk menghindari si kecil dari rasa tidak nyaman atau sakit sehingga tidak salah bagi anda agar dapat mengonsumsi kacang-kacangan setiap hari dalam jumlah rendah sehingga bayi anda akan menerima ASI berkualitas dan sang ibu tetap menempatkan kacang sebagai gizi harian.

pexels.com
  1. Bawang Putih

ASI yang diberikan kepada bayi anda akan menghasilkan aroma menyengat apabila sang ibu sering mengonsumsi bawang putih. Sementara itu, setiap bayi memiliki hasrat yang berbeda karena tidak semuanya menolak aroma kuat dari bawang putih yang dikonsumsi. Bayi tidak kan menyukai cita rasa ASI yang tercampur dengan asupan tersebut dengan memberikan reaksi seperti rewel dan tidak ingin minum susu. Oleh sebab itu, anda harus menahan nafsu sejenak untuk tidak mengonumsi makanan dengan kanduan bawang putih demi buah hati tercinta.

  1. Makanan Cepat Saji

Anda tidak boleh mengonsumsi makanan cepat saji terus menerus selama menyusui si kecil. Sebab, makanan ini biasanya memiliki kandungan kalori tidak sehat dan bisa merusak kualitas ASI yang dikonsumsi buah hati anda setiap hari. Anda harus mengganti beberapa menu makanan tersebut menjadi sayur atau buah-buahan yang enak dan sehat supaya bisa meningkatkan kualitas sekaligus produktivitas ASI sehingga bayi anda mempunyai kesehatan tubuh yang baik dan optimal selama masa perkembangan.

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi sejak usia 0 sampai 6 bulan, tetapi sang ibu bisa melanjutkan pemberian ASI hingga usia 1 tahun ke atas. Secara umum, tidak semua asupan makanan dan minuman yang tersedia dalam kehidupan sehari-hari mempunyai gizi terbaik untuk dikonsumsi supaya bisa meningkatkan produktivitas ASI. Anda bisa menganalisa dan menilai setiap poin di atas bahwa hanya beberapa komoditi saja yang wajib disantap setiap hari dan cara memperbanyak ASI paling efektif adalah tidak sembarangan ketika memilih asupan gizi seimbang.

 

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *