Mengenal Lebih Jauh Kucing Hutan Jawa

Anda mungkin pernah mendengar nama kucing hutan Jawa, namun belum tahu secara detail seperti apa itu kucing hutan Jawa. Nah kucing hutan Jawa merupakan salah satu kucing endemik asli Indonesia. Ya, Anda tidak akan menemukan kucing ini di belahan dunia lain, hanya ada di Jawa. Nama latinnya yaitu Prionailurus bengalensis javanensis. Kucing hutan Jawa juga memiliki nama panggilan lain seperti kucing kuwuk, kucing congkok, kucing blacan, macan akar, dan lainnya. Selain itu orang di luar Indonesia lebih mengenal kucing hutan Jawa dengan sebutan leopard cat karena warnanya mirip leopard.

 

Habitat Kucing Hutan Jawa

Sesuai namanya, habitat kucing hutan Jawa berada di hutan-hutan pulau Jawa. Namun kucing hutan Jawa ini juga bisa masuk kedalam area pemukiman warga. Ada banyak kasus dimana warga merasa ketakutan dengan adanya kucing hutan Jawa ini karena dianggap sebagai anak macan. Nah lebih spesifiknya, kucing hutan Jawa ini bisa tinggal di hutan tropis, semakbelukar, hutan pinus, tanah agar berpasir, dan rawa-rawa. Pada umumnya kucing hutan Jawa tinggal di dataran tinggi atau yang berdekatan dengan sumber mata air. Namun karena sempitnya lahan dan adanya gunung meletus, tak jarang kucing hutan Jawa berada di dataran rendah.

 

Perawakan Kucing Hutan Jawa

Jika dilihat sepintas, kucing hutan Jawa ini seperti kucing domestik atau kucing lokal yang ada di jalanan. Namun ukuran kucing hutan Jawa sedikit lebih besar dengan berat rata-rata 4,5 kg hingga 6 kg. Selain itu yang membedakan kucing hutan Jawa dengan kucing domestik yaitu kakinya lebih panjang, tubuhnya lebih ramping, terlihat lebih atletis, dan juga tentunya warna tubuhnya yaitu totol-totol seperti leopard. Nah kucing hutan Jawa ini sangat pandai memanjat pohon. Selain itu, kucing hutan Jawa juga sangat pandai berenang. Jadi beda sekali ya dengan kucing lokal. O ya, kucing hutan Jawa hanya beraktivitas pada malam hari alias nocturnal. Kucing hutan Jawa merupakan hewan langka, jadi sebaiknya Anda tidak memelihara kucing satu ini ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *