Teknologi Pendidikan

Seiring berkembangnya zaman memang membawa manusia pada perkembangan teknologi ke arah yang lebih canggih dan multiguna. Dimana teknologi tersebut memang membawa banyak manfaat untuk berbagai bidang termasuk salah satunya adalah bidang pendidikan. Dunia pendidikan ternyata tidak hanya seputar mengajar dan belajar saja tetapi juga menggunakan teknologi sebagai media pembalajaran. Untuk itulah dalam dunia pendidikan dikenal dengan istilah Teknologi Pendidikan. Dengan hadirnya teknologi dalam dunia pendidikan ternyata memberikan dampak yang sangat bagus bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Bahkan dari waktu ke waktu teknologi dalam dunia pendidikan tersebut terus mengalami perkembangan dan kemajuan sehingga mendatangkan banyak keuntungan bagi peserta didik maupun pendidik.

www.pexels.com

Pengertian Teknologi Pendidikan

Sebelum mengenal apa saja teknologi dalam dunia pendidikan, maka anda perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan teknologi pendidikan.Dimana pengertian tersebut ada beberapa sumber yang menyebutkan dengan arti yang berbeda. Berikut ini akan dijelaskan pengertian teknologi dalam dunia pendidikan dari beberapa sumber terpercaya.

  1. Tom Cuthall (1999)
    Pengertian menurut Cuthall yaitu menekankan bahwa teknologi merupakan pembelajaran yang terdiri dari penelitan serta aplikasi ilmu perilaku maupun teori belajar. Dalam hal ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sistem untuk melakukan pengembangan, analisis, desain, evaluasi, implementasi serta pengelolaan penggunaan teknologi. Nantinya penggunaan teknologi tersebut ddapat digunakan untuk memecahkan masalah belajar maupun kinerja.
  2. Association For Eduaction Communication and Technology (AECT)
    Pengertian menurut AECT ini yaitu suatu proses yang kompleks serta terpadu yang melibatkan peralatan, ide, orang, prosedur serta organisasi guna menganalisis permasalahan, menemukan problem solving, evaluasi serta mengelola pemecahan masalah yang berhubungamn dengan semua aspek belajar pada manusia.

Berdasarkan beberapa sumber tersebut maka dapat disimpulkan bahwa teknologi dalam dunia pendidikan merupakan kajian dan praktik yang membantu proses belajar serta meningkatkan kinerja dengan membuat, menggunakan maupun mengelola proses serta sumber teknologi yang memadai. Bila diartikan secara sempit maka teknologi dalam pendidikan memiliki arti sebagai media pendidikan yang merupakan teknologi ang dipakai sebagai alat bantu dalam dunia pendidikan agar lebih efektif, efisien dan berdaya guna.

www.pexels.com

Tujuan Teknologi Dalam Dunia Pendidikan

Sesudah membahasa mengenai pengertian seputar teknologi dalam dunia pendidikan, maka anda juga perlu mengetahui tujuan dari adanya teknologi dalam dunia pendidikan tersebut. Untuk menambah wawasan anda, berikuti ini akan dijelaskan tujuan teknologi pendidikan yang perlu anda ketahui.

Memecahkan Masalah Belajar
Tujuan yang pertama yaitu untuk memecahkan masalah belajar. Selama ini belajar mungkin dianggap sebagai masalah baik bagi murid maupun guru. Banyak murid yang mengalami susah berkonsentrasi dalam belajar sehingga hal ini membuat ilmu yang disampaikan oleh guru menjadi sulit dicerna oleh murid. Hal tersebut belum lagi ditambah dengan kondisi ruangan kelas yang mungkin kurang rapi dan tidak nyaman sehingga membuat murid merasa semakin kurang nyaman. Namun di sisi lain dari pihak guru juga mengalami kesulitan saat mengajar. Hal ini berdampak pada sulitnya guru menyampaikan ilmu pengetahuan yang dimiliki kepada murid-muridnya. Untuk mengatasi masalah belajar inilah maka diharapkan dengan adanya teknologi dalam dunia pendidikan bisa mengatasi masalah tersebut.

Meningkatkan Kinerja Pembalajaran
Sejak dahulu saat guru mengajar memang identik dengan penggunaan kapur tulis dan papan tulis. Meskipun cara ini hingga sekarang masih terus diterapkan dan bisa memberikan pemahaman materi bagi murid. Namun bila dibandingkan dengan guru yang mengajar menggunakan bantuan LCD proyektor maka menggunakan papan tulis dan kapur dirasa kurang efektif. Menggunakan LCD proyektor saat menerangkan di kelas akan membuat murid semakin antusias dan bersemangat saat memperoleh materi dari guru. Karena banyak pesan multimedia maupun visual yang mudah dicerna oleh murid. Tentu hal ini akan membuat pengetahuan yang disampaikan oleh guru kepada murid menjadi lebih mudah diterima. Misalnya saja ketika guru menyampaikan siklus hujan maka akan disajikan melalui video dan gambar berwarna yang membuat siswa semakin tertarik dan tidak bosan. Tentu saja tampilan tersebut akan mudah diingat oleh murid sehingga dalam memori mereka akan tersimpan dengan baik. Untuk itulah teknologi bisa membantu meningkatkan kinerja guru saat mengajar di kelas.

www.pexels.com

Manfaat Teknologi Dalam Pendidikan

Hadirnya teknologi dalam dunia pendidikan tentu memberikan banyak manfaat terutama dalam hal aplikasi maupun implementasi pembalajaran. Secara lebih jelasnya berikut ini akan dijelaskan beberapa manfaat teknologi dalam dunia pendidikan yang bisa menambah wawasan anda.

  1. Dijadikan sebagai alat dalam mendukung pengembangan pengetahuan siswa karena teknologi ini menjadikan penyampaian materi pembelajaran semakin lebih menarik dan mudah dipahami.
  2. Adanya teknoologi dalam dunia pendidikan bisa mewakili gaasan pelajar untuk pemahaman serta kepercayaan.
  3. Teknologi dalam dunia pendidikan merupakan sarana informasi yang sangat mendukung dalam proses belajar siswa di sekolah. Selain itu teknologi tersebut juga membantu siswa dalam pencarian serta pengidentifikasian informasi yang dibutuhkan oleh siswa.
  4. Bisa dijadikan sebagai perbandingan kepercayaan, pandangan terhadap dunia serta perspektif.
  5. Teknologi dalam pendidikan bermanfaat sebagai media sosial yang dipakai untuk mendukung proses berbicara siswa yang terkadang masih enggan untuk berbiacara secara langsung di muka umum.
  6. Selain itu teknologi juga dipakai siswa dalam berkolaborasi dengan siswa maupun orang lain dalam proses belajar.
  7. Teknologi pendidikan dipakai untuk berdiskusi, menyampaikan pendapat dan membangun konsensus antar anggota.
  8. Teknologi dalam pendidikan juga dipakai sebagai mitra intelektual dalam perannya untuk mendukung para pelajar.
  9. Teknologi dalam dunia pendidikan juga bisa membantu pelajar untuk mengartikulasikan serta mempresentasikan ilmu yang mereka miliki mengenai sesuatu hal.
  10. Dalam dunia pendidikan, teknologi juga menjadi alat dalam meningkatkan mutu pendidikan serta sekolah yang menerapkannya.
  11. Teknologi dalam dunia pendidikan bisa membantu meningkatkan efektivitas maupun efisiensi proses belajar serta mengajar baik siswa dan guru.
  12. Dalam pendidikan, teknologi juag dipakai untuk memudahkan pelajar dalam mencapai tujuan pendidikan sehingga para pelajar bisa menjadi manusia seutuhnya.
www.pexels.com

4 Fase Aplikasi Teknologi Dalam Pendidikan

Aplikasi teknologi dalam dunia pendidikan memang membutuhkan proses yang panjang serta membutuhka dukungan dari berbagai sektor. Berdasarkan karya Terry Heick yang berjudul artikel The 4 Stages of Edtech Disruption terdapat setidaknya 4 fase aplikasi teknologi di dunia pendidikan. Berikut ini akan dijelaskan 4 fase aplikasi teknologi pendidikan yang perlu anda ketahui.

  1. Fase Directed
    Fase pertama yang satu ini merupakan fase dimana pembelajar atau learner (siswa) diarahkan untuk memakai teknologi. Siswa akan berperan pasif dalam fase pertama ini dan teknologi hanya dipakai sebagai arahan saja. Biasanya jenis pekerjaan yang dilakukan pada fase directed ini merupakan pekerjaan yang bisa berlangsung tanpa menggunakan teknologi. Contoh fase directed ini yaitu UN CBT dimana dalam fase ini siswa memakai komputer untuk mengerjakan ujian sedangkan siswa lain yang secara infrastuktur masih belum siap juga harus mengerjakan jian secara tertulis.
  2. Fase Acces
    Sedangkan untuk fase kedua ini mempunyai perbedaan dengan fase pertama. Dimana perbedaan tersebut terletak pada ranah akses yang lebih luas untuk siswa. Dengan adanya fasilitas yang tersedia maka siswa bisa menggunakan fasilitas tersebut untuk menjelajah informasi, berinteraksi dengan kelompok khusus serta mengakses halaman yang diperlukan. Tetapi aksesnya masih terbatas sesuai dengan yang telah ditentukan. Contoh penerapan fase kedua ini yaitu penggunaan metode blended learning yang memudahkan siswa untuk mengakses informasi dari situs daring namun tetap berada di lingkup akademik yang sudah ditentukan oleh guru atau tutor.
  3. Fase Mobile
    Fase berikutnya merupakan fase ketiga yang disebut dengan mobil. Dimana dalam fase ini lingkup perangkat keras yang dipakai sudah mulai berubah menjadi seluler. Hal ini membuat siswa bisa mengakses dan melakukan pembelajaran dimana saja dan kapan saja. Tentu fase ini membuat aktivitas belajar siswa tidak hanya terbatas pada satu tempat dan waktu saja. Dalam fase mobile ini nantinya kemauan siswa akan dilibatkan untuk memakai gawai sebagai media belajar sehingga akan terjadi aurs informasi secara terus menerus. Heick menggambatkan bahwa fase ini mulai menggantikan proses belajar maupun tatap muka secara tradisional.
  4. Fase Self-Directed
    Pada fase keempat ini, siswa bisa leluasa untuk mengakses serta terlibat aktif dalam pembelajaran. Secara mandiri, siswa mengarahkan pembelajarannya dan didukung oleh perangkat teknologi secara daring saling terhubung. Dari segi pembelajaran memang fase ini menandakan adanya motivasi instrinsik yang cukup tinggi dari siswa untuk belajar. Dengan demikian siswa bisa sendiri menentukan kecepatan serta konten pembelajaran.

Aplikasi Teknologi Pendidikan

Teknologi dalam dunia pendidikan memang terbukti mampu membawa banyak manfaat bagi dunia pendidikan itu sendiri terutama bagi siswa dan guru. Tentunya aplikasi teknlogi pendidikan tersebut sangat relevan untuk pengelolaan pendidikan yang pada umumnya serta meliputi kegiatan belajar mengajar pada khususnya. Untuk lebih jelasnya berikut ini akan dijelaskan aplikasi dalam teknologi di bidang pendidikan yang bisa menambah wawasan anda.

  1. Hadirnya teknologi dalam dunia pendidikan memungkinkan terjadinya perubahan kurikulum baik dari strategi, pengembangan dan aplikasi. Dalam hal ini teknologi dalam dunia pendidikan memang mempunyai fungsi yang luas serta tidak terbatas pada kebutuhan kegiatan belajar yang dilakukan di dalam kelas. Teknologi dalam pendidikan bisa juga berfungsi sebagai masukan untuk pembinaan serta pengembangan kurikulum yang dikaji secara ilmiah, sistematis, logis serta rasional sesuai dengan tuntutan ilmu pengetahuan maupun teknologi.
  2. Hadirnya teknologi pendidikan juga dapat menghilangkan pola pengjaran tradisional meskipun tidak secara keseluruhan namun mampu membantu mengarahkan pembelajaran ke arah yang lebih modern. Teknologi berperan penuh dalam melaksanakan proses belajar mengajar meskipun secara mutlak memang tak bisa menggantikan posisi guru yang menyampaikan materi pembelajaran. Guru memiliki kemampuan yang terbatas serta teknologi pendidikan yang yang terbatas itu bisa diatasi.
  3. Dengan teknologi pendidikan maka menjadikan pengertian kegiatan belajar bisa menjadi lebih luas serta tidak hanya seputar interaksi guru maupun murid dalam ruang dan waktu yang terbatas. Aplikasi teknologi dalam dunia pendidikan bisa dianggap sebaai sumber belajar yang biasanya bisa memberikan rangsangan yang positif dalam proses pendidikan.
  4. Aplikasi teknolgi dalam pendidikan bisa membuat peranan guru menjadi berkurang namun tidak menggantikan posisi guru sebagai pengajar. Tentu hal ini akan membuat tugas guru lebih ringan saat menyampaikan ilmu pengetahuan namun tidak mengurangi kualitas pengetahuan yang disampaikan.

Dampak Buruk Teknologi Pendidikan yang Perlu Diwaspadai

Hadirnya teknologi dalam dunia pendidikan memang memberikan dampak positif dan banyak manfaat bagi perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Namun perlu diwaspadai pula bahwa teknologi tersebut juga membawa dampak negatif bagi guru maupun siswa bila teknologi tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya. Untuk mencegah dampak negatif dari teknologi tersebut maka berikut ini ada beberapa dampak negatif yang perlu diwaspadai baik oleh siswa maupun guru.

  1. Bagi siswa yang menggunakan smartphone canggih saat belajar maka siswa tersebut akan menjadi malas untuk belajar maupun membaca buku. Sebab mereka akhirnya terlalu bergantung pada smartphone yang dipakai sesuai dengan teknologi pendidikan yang berkembang. Kebanyakan siswa lebih memilih mencari informasi pengetahuan melalui mesin pencarian misalnya Google. Padahal budaya membaca buku sudah seharusnya ditanamkan pada siswa agar mereka bisa memperoleh pengetahuan yang luas dan lebih kreatif menemukan informasi penting.
  2. Karena penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan maka bisa membuat siswa menjadi kurang bersosialisasi dengan teman maupun lingkungan sekitar saat jam belajar di sekolah usai. Hal ini disebabkan karena siswa cenderung memilih untuk berkmunikasi dengan rekannya melalui smartphone. Padahal kemampuan bersosialisasi masih terus dibutuhkan siswa agar mereka mampu beradaptasi dan menjalin hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar.
  3. Dapat meningkatkan kecurangan ketika ujian. Fenomena ini mungkin semakin banyak ditemukan di zaman modern seperti sekarang ini karena banyak siswa yang menandalkan smartphone saat ujian. Hal ini juga membuat siswa menjadi malas belajar karena mereka cenderung mengandalkan oranglain.
  4. Menggunakan teknologi pendidikan yang terlalu lama misalnya menggunakan smartphone bisa membuat mata siswa menjadi minus. Hal tersebut disebabkan oleh adanya pancaran radiasi dari layar smartphone serta kualitas tampilan cahaya smartphone yang terlalu terang. Bila sejak kecil siswa-siswa dibiasakan menggunakan smartphone terlalu lama maka bisa berdampak pada kesehatan mata dan membuat mereka harus memakai kacamatan sejak kecil.
  5. Dengan adanya kecanggihan teknologi di dunia pendidikan maka siswa akan cenderung memilih mengetik dibandingkan menulis menggunakan tangan. Padahal dengan menulis menggunakan tangan maka otak juga akan bekerja untuk menyimpan informasi yang diterima sambil dituangka ke dalam tulisan.
  6. Ternyata hadirnya teknologi dalam dunia pendidikan bisa membawa dampak negatif yang membuat siswa menjadi malas berpikir kritis ketika belajar. Hal ini disebabkan karena para siswa tersebut merasa dirinya bisa menyelesaikan segala pertanyaan dan masalah belajar cukup dengan browsing di internet saja.

Peran teknologi pendidikan memang tidak bisa dipungkiri juga bisa membawa pengaruh negatif. Namun hal tersebut tergantung dari guru maupin siswa itu sendiri untuk menjaga serta menggunakan teknologi secara bijak.. Dengan menggunakan teknologi sebaik mungkin maka nantinya teknologi tersebut akan tepat sasaran dan semakin memajukan pendidikan di Indonesia.

Itulah penjelasan mengenai teknologi pendidikan serta hal-hal yang berkaitan dengan teknologi dalam dunia pendidikan. Melalui informasi yang disampaikan di atas kini anda bisa mengetahui bahwa teknologi memang mempunyai peran yang begitu penting bagi kemajuan pendidikan. Namun pastikan teknologi tersebut digunakan secara benar dan tepat sasaran sehingga dapat meminimalisir dampak negatifnya. Bila anda ingin tahu lebih lengkap seputar teknologi dalam dunia pendidikan maka silakan kunjungi Nesaba Media. Melalui media online ini anda bisa memperoleh informasi seputar teknologi terlengkap dan terkini terutama yang berperan penting dalam dunia pendidikan.

 

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *